image

Geram! Itu yang saya rasakan ketika mendengar berita ada vaksin dipalsukan. Tentu saja geram, saya seorang ibu dengan dua balita yang, well, masih sering vaksinasi. Kemudian beritanya berkembang dan terungkaplah fakta (atleast according to the media, it’s on TV it must be true, right?) bahwa pemalsuan ini sudah berlangsung 13 tahun! You freakin’ kidding me?!! What the hell is wrong with those people?

Katanya bulan puasa harus bisa sabar, harus tahan marah. Tapi ya, maafkan saya ya Allah..saya kalah..saya marah, kesal dan geram, dan masih terheran-heran. Kalau kata nenek-nenek jaman saya masih kecil: sekarang jaman sudah edan.
Dulu saya belum mengerti apa maksud nenek-nenek tersebut.. tapi sekarang, it make sense! Well, tell me about it! Setiap hari kita lihat berita kriminal yang makin aneh, gila, jahat..dan sering sekali (jika bukan selalu) motifnya adalah UANG. Ini juga ‘kan yang buat orang dengan sangat tega buat vaksin palsu? Demi hunian elit..puluhan juta PER minggu..motor gede..mobil mewah.. dan tentu saja, korbankan saja anak bayi dan balita orang lain. I bet you won’t give your own kids your fake vaccines, right bu Rita and hubby?

Tapi ya sudahlah, mau gimana? 13 tahun sudah berjalan, terbiarkan (atau sengaja dibiarkan?), sudah terjadi.. saya mah siapa? Ibu rumah tangga yang bisanya nge-blog tentang pendapatnya saja, dan banyak-banyak berdoa semoga anak-anak Indonesia (termasuk anak-anak saya) di mana pun berada, selalu dijaga oleh Allah keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraannya. Karena ya mau minta tolong sama siapa? Yang bisa lindungi anak-anak kita hanya Yang Maha Melindungi. Kita sebagai orang tua wajib selalu berdoa pada-Nya, karena katanya doa orang tua adalah salah satu doa yang paling cepat dikabulkan, insyaAllah..

Saya berharap kepolisian, depkes, dan semua pihak terkait bisa tuntaskan penyelidikan secara terbuka. Masyarakat berhak tau RS mana saja yang terlibat dalam peredaran vaksin palsu ini (baik RS tersebut dengan sengaja mau pun tidak sengaja terlibat). Biar pun sih, feeling saya, yaa pihak RS akan lebih memilih membela nama baik dengan tim pengacara yang mahal dari pada membiarkan RS-nya tercoreng nama baiknya. Tapi ya semoga saja feeling ini tidak tepat, amiin.

Dan untuk Ibu Rita cantik dan suaminya, jika memang kalian bersalah, semoga Allah ampuni kalian. Semoga ibu-ibu yang resah akan pemalsuan vaksin yang kalian lakukan ini tidak sumpahi kalian macam-macam..karena ya katanya lagi: doa orang yang terzalimi itu termasuk yang paling cepat terkabul juga loh.. Perbuatan kalian ya cukup zalim ya dalam hemat saya, tapi ya siapalah saya, Allah Maha Mengampuni kok. 13 tahun pemalsuan, hanya 15 tahun penjara sepertinya kurang ya..tapi ya sudahlah, kita serahkan pada yang berwenang saja.

Terima kasih karena sudah buat saya mencak-mencak di bulan suci. Semoga betah di penjara, semoga aib dan hukuman untuk kalian sebanding dengan kekayaan yang didapat dari vaksin palsunya yah..

Dear God, please forgive them.. and forgive me too for cursing them, I know I have no right to curse but I just can’t help it. So please forgive me, Astagfirullah..

Advertisements