Namaku Lini Masa. Betul, kalau ada yang panggil aku bawaannya pengen nge-tweet #bodoamat. Aku seorang pegawai swasta yang punya Bu Bos super kaya.

Pernah suatu ketika, Bu Bos harus meeting dan hak sepatunya patah. Jadi Bu Bos cari sepatu dulu di mall. “Lini, sini! Bagusan yang mana nih?” Bu Bos memanggilku untuk memilih sepatunya. Kami ada dalam butik sepatu yang namanya sangat asing bagiku. Pas kutengok sepatunya pikirku, “Waw, cantik sangat!”. Pas kulirik harganya, “Waw, dunia orang kaya sungguh berbeda” 😅

Harganya melebihi sepertiga gajiku. Kalo beli bakso beku, aman kenyang sebulan. Kalo beli emas pada saat itu, bisa dapat 2.5gr #ntaps. Dan Bu Bos beli 2 pasang sepatu di toko itu ya macam beli gorengan, tidak pakai mikir dan wajahnya tetap cerah ceria.

Apakah aku iri dengan orang-orang kaya seperti Bu Bos? Ya, kadang-kadang sih. Pas lihat kolega sebaya yang mudah saja berangkat keluar negeri setiap musim cuti di akhir tahun, ya sirik dikit. Pasti enak sekali kalau gaji full dinikmati sendiri. Tidak perlu mikir gajinya untuk bagi ke orangtua, bayar listrik, bayar cicilan, bantu sodara yang masih sekolah, dkk.

Cari uang itu susah, jadi aku selalu tahu diri. Aku punya terlalu banyak contoh kerabat atau teman yang banyak mau & jadi banyak maksa di luar kemampuan. Ugh, the most obnoxious type, sasaran empuk rentenir & penyedia pinjol 😮‍💨

Tante-tanteku selalu sesumbar kekayaan nenek kami, Awal Masa. Perempuan terkaya di kampung Jadul. Entah apa yang dibanggakan padahal warisannya juga tidak sepanjang masa. Kami generasi cucu yang hidup di masa kini harus lebih realistis menyadari fakta hidup kelas pekerja.

Ada nilai yang selalu kupegang, jangan bermudah-mudahan berhutang. Apalagi bukan untuk keperluan mendesak. Aku tidak masalah jika dikomentari “baju kok itu-itu saja” sama Bu Bos atau disuruh ganti sepatu yang sudah usang dan “gak banget”. Bagiku sepatu paling nyaman adalah yang belinya gak ngutang, hehe. Mon maap, gak perlu banyak gaya 🙏

Seperti pepatah yang amat bagus:
Better to go bed hungry than to wake up in debt (⁠๑⁠•⁠﹏⁠•⁠)
Jadi #jangansukamaksaindiri ya, Romelah.
Semoga Tuhan selalu cukupkan 🤲

@30haribercerita
#30haribercerita #30hbc2305

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: